Go Internasional, UMLA Lepas Belasan Alumni Berkarir di Rumah Sakit Arab Saudi
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN – Menjadi kampus yang Go Internasional, Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melepas sejumlah lulusannya untuk bekerja di luar negeri. Disampaikan oleh Ketua Kantor Urusan Internasional (KUI) UMLA, Nur Hidayati, M.Kep., dalam pelepasan hari ini (24/10), menyebutkan ada 13 lulusan UMLA yang akan berangkat.

Jumlah tersebut terdiri dari mahasiswa S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan. Hidayati memaparkan, lulusannya akan bekerja di empat rumah sakit yang ada di Arab Saudi yaitu Sulaiman Al-Habid Hospital (2 lulusan), Selva Medical Clinic (2 lulusan), Hayat Nasional Hospital (2 lulusan), dan Saudi German Hospital (7 lulusan).
“Jadi setelah mereka Uji Kompetensi (Ukom) kita langsung buka kelas training selama tiga bulan, mulai tanggal 24 Agustus sampai 8 November nanti. Adapun yang diberikan seperti basic english, medical english, nursing english, dan prometric,” jelas Hidayati terkait proses training oleh KUI UMLA yang sudah sampai batch-2.

Hidayati juga melaporkan untuk proses selanjutnya para lulusannya tinggal menunggu beberapa tahap seperti pengurusan visa, menunggu tiket keluar, dan lain sebagainya.
“Untuk perawat dan bidan yang ada di Indonesia, peluang ke luar negeri itu sangat besar. Sedangkan peluang di dalam negeri semakin sempit dan ketat. Jadi tingkatkan kemampuan diri, tanamkan cita-cita setinggi mungkin, dan jadilah perawat internasional. Tetapi kemanapun kalian berada tetap bawa nama baik Indonesia, karena dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.” Pesan Ketua KUI UMLA.

Mewakili UMLA, Hidayati juga menyampaikan banyak terima kasih kepada beberapa pihak yang telah membantu program ini seperti MPKU PDM Lamongan dengan fasilitasi magang kerja di RS dan Klinik Muhammadiyah di Lamongan untuk meningkatkan skill peserta sebelum ke luar negeri, Disnaker Lamongan yang membantu dalam proses ID PMI (Pekerja Migran Indonesia), dan BTM Mulia Babat yang membantu pendanaan dengan akad syariah, tanpa denda, dan tanpa penalti serta bisa dibayar setelah tiba di Saudi dan mendapat gaji. (humas umla/hamara)
