Cegah DBD, PMM 43 UMM Bersama Siswa RA 06 Al Hidayah Batu Gelar Bersih Lingkungan
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Pengabdian Masyarakat oleh mahasiswa (PMM) kelompok 43 Gelombang 3 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bertujuan memberikan manfaat kepada Masyarakat untuk mengembangkan program kerja yang lebih baik dan perberdayaan Masyarakat dengan program-program kerja (proker) yang lebih positif.
Tim PMM 43 UMM terdiri dari Nur Alisya Nabilah, Cindy Nur Amalia dari Fakultas Farmasi. Sedangkan Aurel Chantika Dirosinda dari Ilmu Komunikasi (FISIP), Gilang Romadhon dan Fahreza Adi Dharmawan dari Fakultas Manajemen dan Akuntansi (FEB). Mereka di dampingi Dosen pendamping Lapangan (DPL) Novi Puji Lestari, SE., MM. Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Program kerja (proker) PMM 43 UMM edukasi cara hidup sehat dengan kreativitas pada siswa RA 06 Al Hidayah Kota Batu, sebagai upaya pencegahan DBD (Demam Berdarah Dengue).
DBD merupakan salah satu penyakit menular. Keberhasilan program pencegahan DBD tergantung cara masyarakat memahami pentingnya upaya pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan masing-masing. Karena banyaknya masalah DBD di Indonesia sehingga harus membutuhkan intervensi, salah satunya dengan pengabdian masyarakat seperti yang dilakukan PMM 43 UMM kerja bhakti di lingkungan sekolah untuk menghindari sarang nyamuk.

Kehadiran sampah di lingkungan sekolah, termasuk plastik bekas dan botol, berkontribusi terhadap perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti. Limbah padat harus dibuang dan dikubur di lokasi.
Kegiatan ini merupakan rangkaian program PMM kelompok 43 gelombang 3 UMM selama kurang lebih 30 hari. Tujuannya untuk mengurangi angka penderita infeksi DBD di Kota Batu, khususnya Desa Sumberejo.
Perkembangbiakan nyamuk untuk menurunkan angka kejadian DBD di masyarakat karena dapat mencegah terjadinya sarang nyamuk untuk mencegah DBD pada masa pertumbuhan anak-anak agar dapat bergerak menuju masyarakat yang lebih sehat dan bebas DBD. (penulis/foto: pmm kel 43 gel 3 umm/editor: hamim)
