Bersama Alumni, PMM 40 UMM Bagi Tips Digital Marketing Pada UMKM Kalirejo
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Tanggal 1 Agustus 2024 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar workshop bertema “Branding Identitas Usaha dan Digital Marketing” sebagai bagian dari program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (PMM) Kelompok 40 Gelombang 5. Kegiatan ini merupakan workshop kedua yang diselenggarakan di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, dan kali ini fokus pada pelaku UMKM setempat. Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Kelurahan Kalirejo, Bapak Ahmad Mujib, dan Ketua UMKM Kelurahan Kalirejo, Ibu Melly. PMM 40 UMM gelombang 5 terdiri dari lima mahasiswa UMM, yaitu Wildan Rahmat Yanuar, Fairuzia Dratistyan, Sara Dila, Abisa Attila Baldan, dan Rifky Aditya Suryanto, dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ahmad Sulaiman, S.Psi., M.Ed.
Workshop ini bertujuan memberikan pemahaman dan pelatihan terkait digital marketing kepada pelaku UMKM di Kelurahan Kalirejo, yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan bisnis mereka.

Digitalisasi telah menjadi kunci utama untuk meningkatkan daya saing UMKM di era teknologi, dan mahasiswa UMM berkomitmen membantu UMKM di Kelurahan Kalirejo agar lebih terbuka dan adaptif terhadap peluang yang ditawarkan teknologi digital. Melalui kolaborasi dengan Marzuki Anwar, S.Ikom, seorang alumni UMM yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya melalui pemasaran digital, para peserta workshop diberikan pengetahuan dan strategi praktis untuk mengoptimalkan potensi bisnis mereka melalui media online.
Marzuki Anwar, yang merupakan sosok inspiratif di kalangan mahasiswa, dengan antusias membagikan pengalaman dan kiat suksesnya dalam memanfaatkan digital marketing. Ia menyampaikan bahwa salah satu kunci keberhasilan bisnis di era modern ini adalah dengan menciptakan nilai tambah melalui packaging yang menarik serta desain produk yang sesuai dengan selera dan kebutuhan target audiens. Anwar juga menekankan pentingnya branding dan bagaimana hal tersebut dapat meningkatkan daya saing UMKM di pasar yang semakin kompetitif.
Workshop ini juga dirancang dengan pendekatan interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan mendiskusikan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan bisnis. Mahasiswa UMM dengan penuh perhatian mendengarkan setiap keluhan dan kesulitan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM, sekaligus memberikan solusi praktis yang diharapkan dapat membantu mereka mengatasi hambatan tersebut. Interaksi yang dinamis ini menciptakan suasana yang akrab dan produktif, di mana para peserta merasa didukung dan termotivasi untuk menerapkan ilmu yang mereka dapatkan.
Salah satu peserta workshop, Ibu Surwiyati, pemilik usaha kerajinan Batik di Kelurahan Kalirejo, mengungkapkan antusiasmenya setelah mengikuti acara ini. “Selama ini, saya merasa kesulitan memasarkan produk saya secara online karena kurang paham cara memanfaatkan media sosial. Tapi, setelah mengikuti workshop ini, saya jadi lebih mengerti langkah-langkah yang harus saya ambil untuk mempromosikan produk saya dengan lebih efektif,” ujarnya.
Tidak hanya terbatas pada materi dan diskusi, mahasiswa PMM UMM juga menghadirkan sesi “QnA” yang dirancang untuk memperdalam pemahaman peserta tentang digital marketing secara menyenangkan. Sesi “QnA” ini berhasil mencairkan suasana, membuat para peserta lebih bersemangat dan terlibat dalam setiap kegiatan. Sebagai apresiasi atas partisipasi aktif mereka, mahasiswa PMM UMM juga menyiapkan bingkisan menarik yang dibagikan kepada peserta yang turut berkontribusi dalam permainan.

Dengan adanya workshop ini, mahasiswa UMM berhasil memberikan motivasi dan inspirasi kepada para pelaku UMKM di Kelurahan Kalirejo untuk terus berinovasi dan memanfaatkan peluang di dunia digital. Workshop ini juga menjadi bukti nyata dari kontribusi mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat lokal melalui edukasi, pendampingan, dan kolaborasi strategis dengan para ahli di bidangnya. Harapan besar bahwa UMKM di Kelurahan Kalirejo akan terus berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas dengan dukungan ilmu yang telah mereka dapatkan dari program PMM UMM.
Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UMM tidak hanya fokus pada peningkatan pengetahuan teknis, tetapi juga bertujuan untuk mempererat hubungan sosial di antara pelaku UMKM, sehingga mereka dapat saling berbagi dan tumbuh bersama. Mahasiswa UMM berharap bahwa dengan ilmu dan motivasi yang telah diberikan, UMKM di Kelurahan Kalirejo dapat terus berkembang dan berkontribusi secara signifikan bagi perekonomian lokal dan nasional. (penulis: pmm kelompok 40 gel 5 umm)
