PMM 90 UMM Proker Edukasi Stunting-Olah Limbah Organik Melalui Biopori
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Tim PMM kelompok 90 Gelombang 4 Universitas Muhammadiyah (UMM) Malang yang di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Abdurrahman Muzzaki M.Pd. sedangkan anggotanya atas nama Nurliva Maulidya Fazha. Nazirah Rahma Aulia. Ira Safitri. Aisyah Nur Fildzah. Muhammad Athif.
Program kerja (Proker) edukasi stunting dan pembuatan Sistem Biopori di area Desa Tambakasri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa ini adalah untuk mengimplementasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang.

Tujuan utama program kerja PMM 90 gelombang 4 UMM ini mewujudkan lingkungan sehat melalui pengolahan sampah yang baik dan sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya asupan gizi terhadap balita dimulai dari tingkat keluarga.
Pertama: Sosialisai Program Stunting
Dengan sosialisasi Pencegahan stunting ini dapat membantu menambah pengetahuan seorang Ibu dalam menunjang tumbuh kembang anak khususnya dalam pemberian nutrisi untuk perkembangan otak dan fisik pada balita atau calon ibu. Kegiatan ini berisi edukasi pencegahan stunting tentang pejelasan pengertian, penyebab, dampak, pencegahan, serta penyembuhan stunting agar keluarga terutama ibu lebih peduli tentang pemberian nutrisi pada anak.

Salah satu penjelasan edukasi tentang stuting yaitu terhadap pencegahannya. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara:
- Memantau perkembangan anak dan membawa ke posyandu secara berkala.
- Memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga berusia 6 bulan Memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga berusia 6 bulan.
- Memberikan MPASI yang begizi dan kaya protein hewani untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan.
- Mengkonsumsi secara rutin Tablet Tambah Darah (TTD).
Selain itu, selama sosialisi diadakan pertanyaan untuk melihat apakah materi yang disampaikan dapat dipahami untuk diterapkan dalam kegiatan sehari hari. Agar bersemangat pertanyaan disertai dengan pemberian hadiah.
Sosialisasi tersebut di pandu oleh Nurliva Maulidya Fazha dan Nazirah Rahma Aulia selaku mahasiswi Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang dengan di dampingi oleh Ira Safitri, Aisyah Nur Fildzah, dan Muhammad Athif Supriadi selaku anggota kelompok PMM dari Program Studi Farmasi UMM.
Sosialisasi berlangsung pada Rabu, 7 Agustus 2024 dengan peserta ibu-ibu dari anak yang datang ke posyandu Sriwedari pada jam 08.30 sampai 11.00. Suasana di posyandu didukung dengan lingkungan yang nyaman dan fasilitas yang menarik untuk balita serta orang tua yang menunggu.
Ruangan dihiasi dengan nuansa merah putih menyesuaikan bulan kemerdekaan. Ini semua untuk menunjang lancarnya kegiatan dengan adanya tempat yang medukung.

Kedua: Pembuatan Alat Biopori
Biopori merupakan sebuah teknologi tepat guna untuk pengelolaan sampah organik terkait kesehatan lingkungan. Tujuannya mengurangi sampah terutama sampah organic yang bersumber dari limbah rumah tangga.
Pelaksanaan dilakukan dua kegiatan. Pertama edukasi biopori tentang hubungannya dengan kesehatan lingkungan. Kedua pemberian alat yang dapat dipraktekan langsung pada beberapa titik setelah penjabaran materi
Penjelasan materi biopori dipandu oleh Aisyah Nur Fildzah dan Muhammad Athif Supriadi. Hal ini mencangkup pengertian, penggunaan, cara pakai, efek dari penggunaan biopori. Manfaat biopori diantaranya mengurangi sampah organik, sebagai pembuatan kompos alami, mengurangi resiko banjir, dan memperbaiki kesehtan tanah.
Untuk pemberian alat biopori sendiri masing-masing KWT mendapatkan 3 pipa biopori dengan 1 bor penggali tanah manual. Kegiatan disambut antusias serta pemberian alat biopori sangat dihargai di Desa Tambakasri.

Harapannya Desa Tambakasri, melalui kegiatan PMM ini menjadi contoh bagi desa-desa lain. Dengan pencegahan stunting dimulai dari keluarga dapat bermanfaat untuk calon generasi penerus bangsa yang diharapkan akan tumbuh cerdas dan pertumbuhan fisik yang ideal, hal ini didukung dari asupan nutrisi yang tepat menurut usianya.
Selain itu, menciptakan lingkungan yang sehat melalui pembuangan sampah organik yang benar menggunakan salah satu metode yaitu biopori.
Edukasi kesehatan fisik atau pun kesehatan lingkungan merupakan upaya penting untuk menghasilkan generasi bangsa yang cerdas dan berkualitas. Masalah stunting penting untuk diselesaikan, karena berpotensi mengganggu potensi sumber daya manusia, masa depan anak dan berhubungan dengan tingkat kesehatan, bahkan kematian anak. Lingkungan yang buruk juga dapat meningkatkan risiko infeksi, seperti diare, yang dapat mempengaruhi kesehatan anak dan menjaga kondisi gizi. Langkah ini tidak hanya bermanfaat untuk anak dan orang tua saja tetapi dapat bermanfaat untuk kemajuan bangsa dan negara. (penulis: pmm 90 gelombang 4 umm)
