Empat Siswa Smamuda Sumberpucung Seleksi Catfish BLK Wonojati
TABLOIDMATAHATI.COM, SUMBERPUCUNG – Empat siswa SMA Muhammadiyah 2 Sumberpucung populer disebut Smamuda mengikuti seleksi pelatihan catfish di Balai Latihan Kerja Wonojati pada selasa (30/1). Menurut guru pendamping Smamuda, Umar Faruq Mauludi Sya’bana, M.Pd, pelatihan ini di ikuti hampir 100 peserta dari seluruh area Malang raya dan Batu.

Ustadz Faruq –begitu Umar Faruq Mauludi Sya’bana disapa- bahwa keempat siswa tersebut atas nama Harits Akbar kelas XII IPS, Muhammad Iqbal Wahyu kelas XII IPS, Miftahul Huda kelas XII IPA dan Angger Sutrisno kelas XII IPA. Mereka berempat selain siswa Smamuda juga merupakan santri pondok pesantren Al- Ma’waa.
Keikut sertaan mereka pada pelatihan ini sebagai penambah wawasan dan pengenalan dunia industri. Karena setelah ini mereka berempat akan lulus dari Smamuda dan langsung dihadapkan dengan dunia luar. Sehingga setelah lulus nanti Smamuda bisa memberikan bekal yang banyak dan bermanfaat, terutama ilmu tentang dunia kerja.

”Pertimbangan lain di ikutkannya mereka mengikuti pelatihan ini agar bisa mempraktikkan ilmunya di pondok. Sebab di pondok juga mempunyai kolam lele, namun berhenti karena tidak ada yang faham dengan cara budi daya lele,” ujar Faruq.
Kedepannya diharapkan bisa membangkitkan program yang sempat terhenti ini, karena bisa membantu konsumsi santri. Atau bahkan bisa sebagai sarana pelatihan berwira usaha para santri.
Angger Sutrisno sebagai salah satu peserta seleksi mengungkapkan bahwa acara berlangsung lancar. Mulai dari menjawab soal yang diberikan pihak BLK Wonojati, sampai ke wawancara. Angger juga menjelaskan bagaimana ketika di wawancarai tentang alasan mengikuti pelatihan budidaya lele.
Angger mengatakan bahwa dulu ketika di rumahnya dia pernah budidaya bersama orang tuanya. Nah, sampai saat ini dia tertarik melanjutkannya. “Dari pelatihan ini saya berharap bisa menggali ilmu sebanyak banyaknya. Mulai dari merawat , memberi makan hingga tahap memanen. Disamping itu saya juga mengikuti program double track tata boga, karena memasak memang hobi saya. Sehingga saya bisa mengerti merawat lele hingga bisa mengolahnya dengan baik,” kata Angger (rilis: humas smamuda/ca’hud)
