21 Profesor ITS Kunjungi SMK Mutu Gondanglegi, Beri Jempol Apresiasi
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Dewan guru besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, pada Sabtu 6 Januari 2025 menyempatkan berkunjung ke vokasi rujukan nasional sekolah pusat keunggulan SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi populer disebut SMK Mutu.
Kunjungan para pakar dari ITS tersebut disampaikan Kepsek SMK Mutu Gondanglegi, ustadz Munali, ST, M.Pd, jika sekolah vokasi yang dipimpinnya menerima kunjungan tamu dari dewan profesor ITS Surabaya. Saat menyambut para guru besar ini acara dikemas secara santai di halaman SMK Mutu Gondanglegi yang dipenuhi pohon durian yang secara kebetulan sedang buah lebatnya. Alhasil kunjungan ini membawa berkah dengan ikut merasakan panen durian dari kebun SMK Mutu Gondanglegi.

Dijelaskan ustadz Munali, kehadiran para dewan pakar ini menambah deretan para tokoh yang hadir di SMK Mutu sebagai sekolah rujukan nasional. Bahkann sekedar diketahui sebelumnya tim dari JAC Jepang dengan perwakilan di Indonesia juga singgah di SMK Mutu.
Secara umum, kata ustadz Munali para tamu dari dalam dan luar negeri yang berkunjung ke SMK Mutu Gondanglegi sangat berkesan dan menilai suasana sekolah yang sangat bersih dan rapi. Termasuk puluhan professor yang tergabung dalam Dewan Profesor ITS berjumlah 21 profesor dari berbagai bidang ilmu, yang dipimpim Ketua Dewan Profesor ITS, Prof Imam Robandi.

Ustadz Munali mengulang testimoni para professor ITS ketika tiba di halaman SMK Mutu Gondanglegi pukul 08.50 mengungkapkan rasa empati bahwa SMK Mutu luar biasa luas dan besar sekali. Bahkan sebagian professor mengelilingi SMK Mutu dan sejumlah fasilitas TEFA (Teaching Factory) yang berada di gedung Samsung, dan gedung Titanium.
Ustadz Munali mengatakan, kunjungan para dewan professor ITS ini cukup sederhana dan singkat. Setelah tiba dan rehat sejenak untuk sekedar meluruskan otot dari perjalanan Surabaya-Gondanglegi yang ditempuh sekitar tiga jam 30 menit.

Para profesor diajak ustadz Munali untuk menikmati sarapan pagi di laboratoriun jasa boga, dapur boga dan kantin Mutu Fried Chicken untuk menikmati menu makan pagi khas SMK Mutu Gondanglegi. Menu khas dimaksud rawon (blac sup), pecel, tumis, sambal kemangi dan tempe, serta kopi dan teh panas.
Ketika menikmati menu makan pagi di ruang dapur boga, perbincangan para profesor juga membahas topik seputar SMK Mutu Gondanglegi. Mulai dari bagaimana SMK Mutu berdiri, hingga menjadi sekolah yang indah seperti saat ini, menjadi materi diskusi ringan para professor di atas meja sambil menikmati menu ala desa.

Setelah selesai menikmati menu makan pagi, kata ustadz Munali, para profesor bersama keluarga diajak berkeliling lingkungan SMK Mutu kampus dua. Berjalan mengelilingi lapangan yang hijau dengan rumput alami, sambil bercerita tentang tumbuhan yang sangat subur.
Sebab para professor ITS melihat berbagai macam pohon produktif seperti pohon matoa, durian, dan beberapa tanaman produktif lain. “Alhamdulillah para tamu professor ITS sangat menikmati pemandangan Gedung Titanium, Gedung TEFA Samsung serta tanaman tumbuhan yang sudah menutupi tembok sekolah menjadi semakin hijau dan segar. Sehingga sekolah ini layak sebagai sekolah Adiwiyata,” tutur ustadz Munali mengulang testimoni para tamu professor tersebut.

Setelah dua puluh menit berkeliling SMK Mutu dengan berjalan kaki. Para profesor menikmati buah durian langsung di bawah pohon durian yang sedang berbuah. Namanya juga profesor, maka setiap ada pertanyaan memungkinkan untuk jawaban yang sangat ilmiah.
Pertanyaan itu ditujukan kepada ustadz Munali, seperti berapa tahun menanam buah durian sampai berbuah, beli bibit di mana dan pupuk apa yang digunakan. Semua dijawab dengan runtut oleh sejumlah guru SMK Mutu yang ikut mendampingi para professor tersebut.

Sebagai closingnya, ustadz Munali memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih untuk kehadiran para profesor di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, meskipun sangat singkat semoga dapat menjadi inspirasi dan bermanfaat bagi kehidupan dan dunia pendidikan. (humas smk mutu/mnl)
Daftar nama profesor ITS tamu SMK Mutu Gondanglegi: 1. Prof. Imam Robandi, pakar Teknik Elektro dalam bidang Kendali Sistem Tenaga Listrik. (2). Prof. Prabowo, pakar Teknik Mesin dalam bidang Perpindahan Panas. (3). Prof. Djatmiko Ichsani, pakar Teknik Mesin dalam bidang Perpindahan Panas. (4). Prof. Hidayat Sugihardjo Masiran, pakar Teknik Sipil dalam bidang Teknik Struktur dan Struktur Tahan Gempa. (5). Prof. Riyanarto Sarno, pakar Teknik Informatika dalam bidang Rekayasa Perangkat Lunak.
Berikutnya: 6. Prof. Budisantoso Wirjodirdjo, pakar Teknik Sistem Industri dalam bidang Penyelidikan Operasional dalam Permodelan Sistem Industri. (7). Prof. Suasmoro, pakar Teknik Fisika dalam bidang Fisika Keramik dan Elektro Keramik. (8). Prof. Suntoyo, pakar Teknik Kelautan dalam bidang Permodelan Dinamika dan Morfodinamika Pantai. (9). Prof. Basuki Widodo, pakar Matematika dalam bidang Permodelan Matematika dan Simulasi. (10). Prof. Titiek Suryani, pakar Teknik Elektro dalam bidang Pengolahan Sinyal Komunikasi. (11). Prof. Enny Zulaika, pakar Biologi dalam bidang Keanekaragaman Bakteri. (12). Prof. Chairul Imron, pakar Matematika dalam bidang Permodelan Matematika dan Simulasi Numerik. (13). Prof. Aries Sulisetyono, pakar Teknik Perkapalan dalam bidang Dinamika Kapal.
Selanjutnya: 14. Prof. Irmina Kris Murwani, pakar Kimia dalam bidang Katalis Heterogen. (15). Prof. Yulfi Zetra, pakar Kimia dalam bidang Kimia Organik Bahan Bakar. (16). Prof. R.Y. Perry Burhan, pakar Kimia dalam bidang Kimia Organik. (17). Prof. Ratna Ediati, pakar Kimia dalam bidang Material Berpori. (18). Prof. Wahyu Wibowo, pakar Statistika Bisnis dalam bidang Pemodelan Regresi. (19). Prof Prof. Mohammad Isa Irawan, pakar Matematika dalam bidang Jaringan Syaraf Tiruan. (20). Prof. Suparno, Teknik pakar Sistem dan Industri dalam bidang Manajemen Operasional. (21). Prof. Bambang Soemardiono, pakar Arsitektur dalam bidang Lansekap dan Desain Perkotaan Berkelanjutan. (22). Dr. Amin Jamal.
