Mahasiswa EP UMM Survei Potensi Desa Hingga Raih Reward BPS Kota Batu
TABLOIDMATAHATI.COM, BATU – Diantara ratusan mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) yang terjun ke lapangan dalam proses survei potensi desa di Kota Batu, dua diantaranya mengatakan bangga atas penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu kepada prodi EP UMM.
Itulah yang disampaikan Imam Mahdi, mahasiswa angkatan 2020 ini mengatakan survei potensi desa ini melibatkan BPS dan Bapelitbangda Kota Batu untuk mewujudkan program penyusunan Kota Batu Satu Data.

Imam Mahdi banyak mendapatkan pengalaman baru ketika melaksanakan survei tersebut. Pengalaman yang langsung adalah implementasi pembelajaran yang didapatkannya selama kuliah. Sehingga banyak menjalin komunikasi dengan OPD di Kota Batu.
Imam menyebutkan dirinya melakukan survei di Desa Ngaglik (batch I) dan Pesanggrahan (batch II). Saat survey merupakan implementasi mata kuliah Analisis Kebijakan Publik dan Perencanaan Pembangunan.

Di tempat berbeda, Cahaya Putri Buana mahasiswa EP UMM angkatan 2020, menyebutkan banyak belajar menjadi surveyor sekaligus mentadaburi alam. Karena saat survei potensi Kelurahan Temas (batch I) dan Desa Pandanrejo (batch II).
Kata Cahaya, selama empat bulan melakukan survey potensi desa ini berfokus pada pengumpulan data atau menjadi surveyor. Pada Batch I (Juli) semua mahasiswa EP fokus melakukan pendataan seputar fasilitas umum di masing-masing desa tujuan seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, agama, ekonomi, dan lain-lain.

Dilanjutkan pada Batch II (September-Desember) yang mengulik potensi desa, permasalahan, dan tentunya solusi. Semua dikemas dalam bentuk sajian data direktori dan juga visual seperti infografis-videografis. Mereka juga memasukan data ke dalam aplikasi SINAR.
Bagi Cahaya program survey potensi desa ini sebagai program magang mahasiswa EP UMM. Itu sebabnya sebelum magang ada pembekalan dari Lab EP UMM bersama narasumber expert dari BPS-Bapelitbangda Kota Batu. Selama seminggu semua dibekali materi mengenai menjadi seorang surveyor, tata komunikasi, teknik wawancara, dan penyusunan data.
Mata kuliah Perencanaan Pembangunan sangat penting sebab bagaimana cara merumuskan suatu kebijakan di daerah tersebut dengan mempertimbangkan banyak hal seperti permasalahan dan alternatif solusinya. (hamara)
