Hasil Screening, Dinkes Jatim Nyatakan SMP MBS Mugi Pesantren Sehat
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Kesehatan merupakan syarat mutlak untuk meraih kesuksesan, itulah yang disampaikan Waka Humas SMP MBS Muhammadiyah 9 Gondanglegi, ustadz Hasan Afisi, S.Pd, dalam akun instagram @smpmbsgondangegi ketika menerima rombongan tim kesehatan dari tiga lembaga.

Dari akun ig @smpmbsgondangegi tersebut, ustadz Hasan Afifi menjelaskan bahwa tim dari Dinas Kesehatan Pemprov Jatim, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, dan STIKES serta didampingi petugas Puskesmas Gondanglegi melaksanakan screening kesehatan santri dan fasilitas SMP MBS Mugi.

Hal ini kata ustadz Hasan sebagai komitmen SMP MBS Mugi yang tergabung dalam PEM (Pesantren Entreprenur Muhammadiyah) Gondanglegi untuk menjaga kesehatan seluruh warga pesantren dengan melakukan langkah-langkah preventif untuk hidup sehat dan bebas penyakit.
Menurut ustadz Hasan Afifi, screening kesehatan tersebut dilaksanakan Selasa (21/11). Tim kesehatan melaksanakan survei seluruh fasilitas pesantren dari ujung ke ujung untuk memastikan bahwa sarana dan prasarana SMP MBS Mugi memenuhi syarat pesantren sehat.

Salah satunya Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) tak luput dari survei kelayakan fasilitas peralatan, obat-obatan, sumber daya pengelolanya, pemberkasan, kebersihan dan lainnya.
Tak lupa, tandas ustadz Hasan Afifi, sarana dapur dan menu makan santri yang selalu dikawal tim ahli gizi Puskesmas Gondanglegi masuk dalam penilaian Dinkes Jatim untuk memastikan bahwa gizi santri tercukupi.

Di sela-sela kegiatan, ustadz Hasan Afifi mengatakan santri berkesempatan mendapatkan arahan-arahan cara hidup sehat di pesantren. Hingga akhir kegiatan, tim kesehatan DinKes Jatim menyampaikan bahwa sarana dan prasarana PEM sudah clear dan memenuhi unsur pesantren sehat.
“Agenda screening kesehatan ini bertujuan mengantisipasi adanya potensi timbulnya penyakit yang berdampak secara langsung terhadap kelancaran kegiatan pendidikan dan pengajaran. Diharapkan PEM yang tahun lalu menyabet juara dua pesantren sehat se Kabupaten Malang ini bisa menjadi percontohan pesantren lain dalam hal kesehatan,” ujar ustadz Hasan Afifi. (humas smpmbs mugi/don)
