Kuliah Tamu Prodi Akuakultur UMM Bahas Lulusan Expert Hasil Budidaya Perikanan
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Menarik yang dilakukan Prodi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sebab pada Sabtu (4/11) menggelar kuliah tamu Akuakultur yang bertemakan ‘Peningkatan Kompetensi Mahasiswa dalam Keamanan dan Kualitas Produk Budidaya Perairan’.
Hal ini menjadi bentuk upgrading knowledge untuk terwujudnya hasil budidaya perairan yang lebih berkualitas.

Disampaikan langsung oleh Kaprodi Akuakultur UMM, Dr. Hany Handajani, S.Pi, M.Si, kegiatan merupakan acara rutin yang dilakukan Prodi Akuakultur dalam meningkatkan pengetahuan dari pihak luar sehingga wawasan bertambah lebih luas.
Pada kuliah tamu Akuakultur kali ini mengundang dua pemateri yang expert di masing-masing bidangnya. Pemateri pertama yaitu Founder QAInteraktif Independent IT dan ISO Consultant, Arief Dermawan, S.SI yang membawakan materi tentang pengendalian mutu hasil perikanan. Dalam paparannya disampaikan betapa pentingnya menjaga mutu, cara atau tips, dan standar mutu hasil perikanan.

Disambung dengan pemateri kedua yang juga menarik, mengundang Dosen Pendidikan Dokter Hewan UB, Drh. Widi Nugraha, Ph.D dengan materinya yang berjudul diagnosis penyakit udang/ikan menggunakan Teknik ELISA.
Teknik ini menggunakan alat ELISA yang mampu mendiagnosis secara dini adanyan penaykit atau cemaran pada hewan perairan seperti udang dan ikan.

“Kedua materi sangat linier, mendiagnosis pada saat budidaya dan kemudian hasil produk budidaya sebelum dipasarkan atau bahkan diekspor harus melalui proses penjaminan mutu.
Akuakultur UMM sudah punya alat ELISA-nya tetapi mahasiswa butuh pelatihan atau wawasan terlebih dahulu untuk memaksimalkan penggunaan alat canggih tersebut. Sehingga kuliah tamu ini sangat pas untuk mengawalinya.” ujar Hany.

Peserta dari Kuliah Tamu Akuakultur ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru angkatan 2023. Sebagian dengan kuota terbatas juga diperuntukkan bagi mahasiswa Prodi Akuakultur dari angkatan 2021 dan 2022. Sesi QnA antara pemateri dan peserta juga berjalan dengan aktif.
“Kami berharap dengan kuliah tamu tersebut mahasiswa yang kelak menjadi alumni UMM bisa menjaga kualitas mutu dari hasil perikanan yang mereka usahakan baik itu budidaya ataupun perusahaan. Penjaminan mutu itu juga terkait dengan proses budidayanya.
Dengan peralatan ELISA itu bisa mendiagnosis secara dini apakah produk budidaya seperti ikan, udang, atau yang lainnya terinfeksi penyakit atau dia ada kandungan cemaran di dalam tubuhnya.” pungkas Kaprodi Akuakultur UMM. (hamara)
