Ibu-Anak Perawat RSIA Malang Juara Menulis Inspirasi Pengalaman JKN
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Keluarga Peserta JKN, begitu ungkapan yang disampaikan oleh salah satu perawat Rumah Sakit Islam Aisyiyah (RSIA) Malang atas penghargaan yang didapatkan dari lomba menulis. Bernama lengkap Nur Annisa I, S.Kep.Ns, meraih juara dua dalam lomba menulis yang diselenggakan BPJS dalam HUT ke-55. Annisa tidak sendiri sebab putranya juga mengikuti lomba yang sama meraih juara tiga.
“Alhamdulillah segala puji syukur hanya pada Allah. Semoga prestasi ini menjadi motivasi kami serta mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengikuti program pemerintah dalam BPJS Kesehatan,” ucap syukur Annisa.

Menurut Annisa, lomba menulis ini diadakan oleh BPJS Kesehatan yang berkolaborasi dengan Book Chapter Mania. Kategori yang dilombakan terdiri dari usia bebas dan anak (kelahiran 2010-2014). Pendaftaran lomba dibuka gratis tanpa biaya dan hanya melengkapi beberapa persyaratan seperti kepemilikan kartu JKN dan orisinalitas karya.
Mengetahui lomba menulis ini syaratnya sangat mudah Annisa dan putranya yang bernama Muhamad Rafa langsung tertarik untuk mendaftar sebagai peserta lomba. Saat itulah mulai menulis karya dengan tema Terima Kasih JKN-ku.
Annisa mengaku dalam menulis karya tersebut berdasarkan pengalaman pribadinya menjadi peserta JKN. Bahwa selama ini keanggotaan keluarganya sebagai peserta JKN banyak terbantu dengan kehadiran BPJS Kesehatan atau populer JKN.

Kata Annisa dirinya dan anaknya menuliskan pengalaman pribadi selama menjadi peserta JKN. Dirinya menulis dengan judul Ketika Speech Delay, Jangan Delay Juga Terapinya. Sementara anaknya membuat karya tulis menulis dengan judul Mahkota Dari JKN.
Annisa bercerita tentang anaknya yang ketiga, anak spesial yang terdiagnosa speech delay dan harus menjalani terapi wicara sejak usia dua tahun. Annisa mengaku sangat terbantu dengan JKN, mulai dari skrining tumbuh kembang, konsultasi dengan dokter spesialis anak, dokter spesialis rehab medik sampai terapi wicara tanpa biaya. Terapi speech delay dilakukan Annisa di RSI Aisyiyah yang sekarang sudah dalam bentuk M-JKN (Mobile JKN).

Nah khusus untuk cerita anaknya, Annisa mengungkapkan bahwa anaknya terinspirasi dari sebuah pepatah Arab Kesehatan adalah mahkota yang bersemayam di atas kepala orang-orang yang sehat, yang hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang sakit. Pepatah Arab ini tertuang dalam buku motivasi berjudul La Tahzan (jangan bersedih) karya Dr. ‘Aidh Al-Qarni. Dikarenakan anaknya sering opname karena sakit. Ibaratnya keluarga Annisa mendapatkan mahkota kesehatan dari Allah melalui JKN. “Baru tiga kali ini mengikuti lomba menulis, anak saya juga sangat bersyukur dan senang. Karena baru pertama kali Alhamdulillah meraih prestasi,” ucap syukur Annisa.

Annisa dan sekeluarga sangat bersyukur dengan pencapaian ini. Annisa mengaku sudah lama menggemari dunia menulis dan sudah turut berpartisipasi dalam penulisan antologi. Dirinya berharap kelak memiliki karya solo yang bisa bermanfaat bagi semuanya.
“Kami sangat bersyukur sekali ada program JKN ini sebagai jaminan kesehatan untuk keluarga. Apalagi kini sudah hadir M-JKN dengan tampilan fitur yang friendly. Semoga JKN selalu menebarkan manfaat bagi seluruh masyarakat untuk semakin sehat,” pungkasnya. (reporter: hamara/editor: doni osmon)
