Sebelas Kelompok Smamuda Sumberpucung Ujian KWU Produknya Unggul
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG–SMA Muhammadiyah 2 Sumberpucung populer disebut Smamuda sekoloah double track unggulan, menggelar ujian praktek kewirausahaan (KWU). Ada yang menarik dari ujian praktek KWU ini, yakni produk siswa sudah standart memiliki nilai ekonomis.
Itulah yang disampaikan guru Smamuda pengampu KWU Fahrun Nisa, S.Pd, usai mendampingi siswanya melaksanakan ujian praktek KWU. Sebab saat ujian KWU ini siswa kelas XII selain sangat antusias juga prosesnya sedikit panjang dari ujian praktek yang lain. Hal ini dikarenakan siswa harus menyiapkan bahan dasar produknya, konsep pemasaran, hingga hitungan biaya produksi serta packaging.

Berdasarkan rumit dan panjang prosesnya, lanjut Fahrun Nisa, peserta ujian KWU harus dibagi menjadi 11 kelompok. Setiap kelompok membuat produk home made dengan berbagai macam produk yang sudah ditentukan sekolah. Detailnya kelompok 1 membuat produk kacang sembunyi. Kelompok 2 produk cilok merapi. Kelompok 3 produk tahu walik.
Berikutnya kelompok 4 membuat produk salad jelly. kelompok 5 karya produk coklat kacang. Kelompok 6 produk pisang coklat. Kelompok 7 produk keripik mbote varian rasa (pedas, balado dan pedas asin). Kelompok 8 produk keripik usus pedas. Kelompok 9 produk bakso goren (basreng).

Sedangkan kelompok 10 produk rujak manis dan kelompok 11 produk ceker pedas. “Alhamdulillah dari semua kelompok dapat tuntas menyelesaikan ujian KWU ini. Hasilnya sudah cukup lumayan sebagai pemula dari segi tampilan, olahan, serta mempunyai cita rasa kelezatan,” ujar Fahrun Nisa.
Kata Fahrun Nisa karya KWU siswa langsung disajikan dalam ajang bazar. Setelah dinilai dari segi karya dan rasa, setiap kelompok diwajibkan untuk persetasi terkait produk yang dibuatnya. Mulai proses awal hingga akhir produksi.

Tujuan ujian KWU ini, tambah Fahrun Nisa melatih keterampilan siswa dalam membuat produk unggulan, mengetahui manajemen produksi, menumbuhkan kreatifitas, kerja sama tim, serta bagaimana marketing dan packaging.
Tujuan ini selaras dengan program double track Smamuda agar siswa dapat meningkatkan keahlian dan mampu untuk menumbuhkan sikap mandiri setelah lulus nanti. (rilis: humas/editor: doni osmon)
