FSTP UMLA Teliti Kesiapan Mahasiswa Terhadap E-Learning Program MBKM
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN-Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan (FSTP) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melakukan penelitian tentang Evaluasi Kesiapan Mahasiswa Terhadap Penggunaan Media E-Learning Dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan. Kegiatan ini mendapatkan pendaan dari Ditjen Dikti Ristek melalui hibah program Penelitian Kebijakan MBKM dan Pengabdian kepada Masyarakat berbasis hasil penelitian dan purwarupa PTS tahun Anggaran 2021.
Kegiatan penelitian ini merupakan implementasi MBKM berupa survey populasi (total sampling) yang melibatkan mahasiswa dan dosen pada seluruh prodi tingkat sarjana di lingkungan Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan (FSTP) Universitas Muhammadiyah Lamongan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi kesiapan mahasiswa dan dosen terhadap penggunaan media e-learning dalam program MBKM di Fakultas Sains Teknologi Dan Pendidikan.

Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan pendekatan dan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket mahasiswa dan peserta didik berdasarkan model evaluasi CIPP (context, input, process, product). Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa dan dosen FSTP dengan pendekatan penelitian kuantitatif, penelitian ini diketuai oleh Dekan FSTP Eko Handoyo, M.Kom.
Menurut Eko Handoyo kegiatan penelitian ini merupakan salah satu wujud dari keikutsertaan dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran di FSTP terlebih di masa pandemi covid-19 yang mengharuskan setiap elemen di lingkungan pendidikan mengupgrade inovasi dan teknologi pembelajaran melalui hasil-hasil riset pendidikan tinggi sesuai arahan Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan. Dr. Abdul Azis Alimul Hidayat, S.Kep, M.Kep selaku Rektor UMLA menegaskan bahwa sebagai Lembaga Pendidikan tinggi, UMLA harus aktif ikut serta dalam upaya peningkatan kualitias kehidupan masyarakat desa dengan hadir di tengah-tengah untuk membantu mengatasi problematika yang dihadapi oleh masyarakat desa.

Hasil penelitian ini kata Eko Handoyo menunjukkan bahwa skor yang diperoleh mahasiswa berdasarkan kesiapan dan pemahaman pengelolaan pembelajaran berbasis e-learning termasuk dalam kategori tinggi dengan presentase pemahaman dosen sebesar 87,78 persen.
Adapun skor yang diperoleh peserta didik berdasarkan pemahaman pembelajaran berbasis e-learning termasuk dalam kategori tinggi dengan presentase sebesar 82,16 persen. Berdasarkan pembahasan yang diperoleh dari hasil angket, kegiatan pembelajaran berbasis e-learning terlaksana dengan baik (terstruktur, sesuai jadwal dan terkordinasi). (rilis: Dekan FSTP Eko Handoyo, M.Kom, Universitas Lamongan)
