Diyah, Guru Ngaji-Arek PGSD UMLA Raih Top Finalis Duta Pustaka Putri Jawa Timur
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN – Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) terpilih menjadi Finalis Top 15 Duta Pustaka Putri Jawa Timur 2024. Prestasi tingkat regional tersebut diraih oleh Halimatus Sa’diyah atau akrab disapa Diyah.
Diyah merasa bersyukur atas perolehan yang didapatkannya dalam Kompetisi Duta Pustaka Jawa Timur. Selain itu apa yang menjadi keresahannya bisa tersampaikan melalui ajang tersebut terkait dengan problem literasi.
“Advokasi yang sudah berjalan tidak jauh dengan apa yang sudah saya lakukan. Kemarin advokasi yang saya bawa adalah one week one meaning atau satu minggu satu makna,” ucap mahasiswi PGSD UMLA yang sedang duduk di semester tujuh ini.

Diyah menceritakan bagaimana kesehariannya mulai dari pagi difokuskan untuk kuliah, sore hingga maghrib mengajar di dua TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an), dan diakhiri dengan mengajar les privat hingga pukul sembilan malam. Ditambah dengan pengalamannya di semester sebelumnya ketika mengikuti program kampus mengajar Kemendikbud, membuat dirinya sadar dan tertarik untuk meningkatkan angka literasi masyarakat.
“Saya berjumpa anak-anak setiap hari. Apa yang diajarkan jika tidak masuk atau tidak dipahami oleh mereka maka akan sia-sia. Dengan advokasi tersebut mereka saya ajarkan untuk membaca buku dari perpustakaan sekolah dan akan diulas kembali setelah seminggu kemudian bersama saya. Mereka bercerita dan mencoba mengambil makna-pelajaran dari sana,” jelas Diyah.

Berdasarkan pengalaman dan observasi tersebut serta rekomendasi yang diberikan oleh dosennya menjadikannya lebih yakin untuk ikut serta. Salah satu Dosen tersebut adalah Ari Susandi, S.Pd., M.Pd., yang mengajar di S1 PGSD UMLA. Diyah mengaku sangat terbantu dalam pendampingan di proses seleksi.
“Kita sebagai kaum muda jangan pernah takut dan berhenti mencoba terhadap hal baru. Sembari itu kita harus terur mengupgrade atau memaksimalkan diri kita untuk terus berkembang di era kemajuan seperti ini. Karena kalau kita tidak melawan perasaan takut dalam diri kita maka tetap berdiri di tempat dan tidak pernah tahu apa yang terjadi di luar sana.” Pesan Diyah, Top 15 Putri Duta Pustaka Jawa Timur. (humas umla/hamara)
