Kepala SD Mugres Berbagi Tips Atasi Sulit Belajar
TABLOIDMATAHATI.COM, GRESIK – SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A, sebagai salah satu sekolah inklusi di Kabupaten Gresik, menggelar pengimbasan bimbingan teknis untuk siswa kesulitan belajar, Kamis (8/8/2024). Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Eka Meitasari, S.Pd., Kepala Sekolah SD Mugres Kampus A.
Sebelumnya, Meita-sapaan akrabnya-telah mengikuti bimbingan teknis yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikbudristek.
Target pengimbasan ini adalah seluruh wali kelas 1 dan guru pendamping khusus untuk kelas 1 dan 2. Seluruhnya berjumlah 19 peserta. Meita mengutamakan kedua kelas ini karena pada masa transisi dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar, sering ditemukan anak-anak yang belum bisa membaca dan menulis.
Dalam acara tersebut, Ia menyampaikan berbagai strategi dan metode untuk mendukung siswa yang menghadapi kesulitan belajar.
Pada sesi pertama, menjelaskan tentang disleksia, yaitu kesulitan dalam memahami bahasa, khususnya membaca dan memahami bacaan. Ia menjelaskan bahwa tidak semua anak yang belum bisa membaca dapat dikategorikan mengalami disleksia.
Ada beberapa tanda, seperti sering terbaliknya huruf b dan d, atau anak yang sudah bisa membaca, tetapi belum mampu memahami isi bacaan.
Khoirun Nissa, S.Psi., salah satu guru pendamping khusus menanyakan apakah disleksia bisa disebabkan oleh faktor lingkungan anak?
“Ada beberapa penyebab kesulitan belajar, salah satunya adalah faktor lingkungan,” jawab Meita.
Selain itu, penyebab lain dari kesulitan belajar meliputi gangguan neurologis dan perkembangan anak yang tidak sesuai dengan usia. Disleksia dapat diatasi dengan latihan membaca, mulai dari huruf besar hingga membaca dengan suara nyaring atau keras (read aloud). Dengan demikian, anak dapat menirukan dan mengingat apa yang telah dibaca.
Alfian Mufthi Yafi, S.Psi., Koordinator Guru Pendamping Khusus, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Ia menilai langkah tersebut sebagai upaya yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan inklusi di SD Mugres Kampus A, khususnya dalam membantu anak-anak berkebutuhan khusus. (penulis: maylinda alvi rosidah)
