Peringati Setahun Tragedi Kanjuruhan, H. Puguh Wiji Pamungkas Founder RSU Wajak Husada Gelar Pengobatan Gratis Bersama Curvasud Arema
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG- Dalam mengenang satu tahun tragedi Kanjuruhan pada yang mengguncang hati banyak orang, H. Puguh Wiji Pamungkas, Founder RSU Wajak Husada, bersama komunitas Curvasud Arema, menggelar pengobatan gratis bagi warga Malang Raya. Acara ini dilaksanakan tepat Jalan Pattimura Kota Malang dilanjutkan dengan acara doa bersama yang dihadiri PJ Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat MM. Acara ini bukan hanya sekadar pelayanan medis, tetapi juga merupakan ekspresi kepedulian dan solidaritas terhadap korban dan keluarga mereka.
Tragedi Kanjuruhan yang terjadi satu tahun lalu meninggalkan luka mendalam di hati banyak orang. Namun, melalui kegiatan pengobatan gratis ini, H. Puguh Wiji Pamungkas dan Curvasud Arema berusaha memberikan dukungan dan harapan kepada mereka yang masih merasakan dampak tragedi tersebut.
Dalam sesi wawancaranya, H. Puguh Wiji Pamungkas mengungkapkan bahwa, “Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun tragedi itu telah berlalu, kami tidak melupakan saudara-saudara kita yang terdampak. Kami berdiri bersama kalian, bersedia memberikan bantuan dan perawatan medis secara gratis sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang kami.”

Curvasud Arema, kelompok sukarelawan yang terkenal dengan semangat kebersamaan dan dedikasinya dalam membantu masyarakat, turut berperan penting dalam kegiatan ini. Mereka bekerja sama dengan RSU Wajak Husada dalam memberikan pelayanan medis, mulai dari konsultasi dokter hingga pemeriksaan penyakit umum.
“Semoga tindakan kecil ini dapat memberikan harapan baru dan membawa senyuman di tengah kesulitan,” ujar Pak Rohmad salah satu peserta pengobatan gratis tersebut.
Para pasien dan keluarga mereka merespons kegiatan ini dengan penuh terima kasih dan haru. Mereka merasakan kehangatan dan kepedulian dari para sukarelawan dan tenaga medis yang turut menghadirkan pengobatan gratis ini. Sementara luka fisik dan emosional masih terasa, tetapi kehadiran solidaritas dan kasih sayang dari RSU Wajak Husada dan Curvasud Arema memberikan harapan dan semangat untuk melangkah maju.
Kegiatan pengobatan gratis ini bukan hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga mengingatkan kita semua akan kekuatan kemanusiaan dan kebaikan yang tetap bersinar di tengah-tengah kesedihan. Semoga upaya ini menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk bersatu dan membantu mereka yang membutuhkan. (hyu)
