Prodi Akuakultur UMM Sarasehan Bersama Dudi, Komitmen Kelas COE Udang-Koi
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Prodi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), membuat terobosan baru untuk memaksimalkan program Center of Exellence (CoE) dan kelas professional yang sudah dilaksanakan selama tiga tahun ini.
Salah satu Dosen Prodi Akuakultur UMM, Dony Prasetyo S.Pi, M.Si, menjelaskan kegiatan dimaksud dikemas dalam Sarasehan Mitra Dudi Kelas Profesional Udang dan kelas Profesional Koi. Hal ini sesuai dengan CoE Prodi Akuakultur UMM kelas propfesional udang dan kelas professional koi.
Kelas professional udang sudah memasuki tahun ketiga sejak dilaksanakan pada tahun 2020. Sementara kelas professional koi dimulai sejak tahun 2022 yang saat ini masuk tahun kedua. Tentu dalam pelaksanaan kelas professional udang maupun koi selalu meningkatkan mutu dengan mengajak mitra Dudi melalui diskusi dan kolaborasi tiada henti.

Nah, salah satu bentuknya menggelar sarasehan bersama mitra Dudi mulai in-class (pengajaran) sebab mulai dibentuknya kelas professional udang-koi mitra Dudi sudah dilibatkan untuk mengajar mahasiswa. Melalui sarasehan ini sebagai sarana mengevaluasi hasil in-class serta bagaimana hasil evaluasi magang mahasiswa di tempat mitra Dudi.
Perlu diketahui, kata Dony, mahasiswa prodi Akuakultur yang magang di mitra Dudi selama 4-5 bulan di industri tersebut. Sehingga Prodi Akuakultur memerlukan masukan bagaimana performanya, fasilitas, serta prinsipnya plus-minus program magang mahasiswa di mitra Dudi.
“Forum sarasehan ini dikemas secara santai sehingga Dudi dapat terbuka mendapatkan evaluasi dan juga sekaligus memberikan masukan ke depan persiapan masuk tahun baru terkait proses seleksi, perizinan, pelaksanaan kelas, hingga proses kegiatan magangnya,” ujar dosen bidang keahlian sistem dan teknologi akuakultur ini.

Diantara mitra Dudi yang hadir pada sarasehan ini PT Garin Agro Sejahtera (Ir Heri Sudarmono), CV Summa Benur Pembenihan (Ir. Hari Purnomo MT), CV Prima (Ir. Firmansyah MSc dan Bapak Sumilih), D Heus pabrik pakan Bekasi (Tio Susanto). Para mitra Dudi ini akan diminta pendapatnya tentang kelas professional udang yang selama ini sudah dilaksanakan.
Sementara untuk kelas professional koi, lanjut Dony, hadir mitra Dudi dari CV Indo Koi Malang (Deky Arisandy), Hendi Fahruroji (ASTRO Blitar Koi). Kedua Dudi nasional ini akan diminta masukan-nyaagar kelas professional Koi lebih optimal dan maksimal ke depannya nanti.

Hasil dari sarasehan ini, tandas Dony masukan-masukan mitra Dudi dalam hal kurikulum akan dimuatkan pada mata kuliah yang akan ditawarkan. Masukan terkait pelaksanaan akan ditentukan siapa saja yang mengajar mata kuliah dimaksud, kurikulum, sekaligus pemateri juga menjadi bahan masukan pengembangan pengajaran, kurikulum, dan magang.
Sehinga ada singkronisasi antara Prodi Akuakultur dengan Dudi. Sebab Dudi dapat memberikan informasi tentang berapa jumlah kuota mahasiswa yang bisa ditampung, ditempatkan di tambak atau kolam mana. Bahkan komitmen perekruitan mahasiswa oleh mitra Dudi juga dibahas. Sebab mahasiswa Prodi Akuakultur UMM sebelum lulus sudah di-rekrut kerja oleh mitra Dudi. (doni osmon)
