Bikermu Jateng Dikukuhkan Dakwah Bergerak
REMBANG-Bukan hanya suara mesin sepeda motor yang terdengar. Di Taman Budaya Sambongan, Rembang, ratusan pengendara dari berbagai penjuru Jawa Tengah berkumpul dalam satu semangat: persaudaraan, dakwah, dan kebermanfaatan.
Mereka adalah para anggota BikersMu, komunitas pengendara sepeda motor yang menjadikan dunia permotoran sebagai ruang untuk membangun silaturahmi sekaligus menghadirkan dakwah yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Malam itu menjadi momentum penting. Sebanyak 53 pengurus BikersMu Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Tengah resmi dikukuhkan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah.
Bersamaan dengan itu, Pengurus BikersMu Chapter Rembang juga dilantik.
Bagi BikersMu, pengukuhan tersebut bukan sekadar pergantian atau penetapan kepengurusan. Lebih dari itu, ada amanah besar yang harus dijalankan: membawa semangat dakwah ke ruang-ruang kehidupan yang selama ini sangat dekat dengan komunitas anak muda dan penggemar sepeda motor.
Ketika Mars Sang Surya Bersatu dengan Gamelan
Ada pemandangan menarik dalam prosesi pengukuhan malam itu.
Mars Sang Surya tidak hanya berkumandang dengan format yang biasa. Lantunan lagu tersebut dibawakan dengan iringan sinden dan gamelan, menghadirkan perpaduan antara semangat persyarikatan Muhammadiyah dengan kekayaan budaya Jawa.
Suasana pun berubah menjadi khidmat sekaligus hangat.
Dakwah dan budaya seolah bertemu di satu panggung.
Pesan yang muncul pun terasa sederhana: dakwah tidak harus selalu hadir dalam ruang formal. Ia dapat tumbuh di jalan, di tengah komunitas, melalui silaturahmi, kegiatan sosial, budaya, bahkan dari sebuah perjalanan menggunakan sepeda motor.
Acara tersebut turut dihadiri Bupati Rembang, Ketua PWM Jawa Tengah, Ketua LDK PWM Jawa Tengah, Pimpinan Pusat BikersMu, anggota DPRD Rembang, jajaran PDM Rembang, serta para pengurus dan anggota BikersMu dari berbagai daerah.
Dari Rembang hingga Purwokerto, Mereka Datang dengan Satu Semangat
Ratusan sepeda motor memenuhi suasana kegiatan.
Para bikers datang dari berbagai kota di Jawa Tengah. Ada yang menempuh perjalanan relatif dekat, ada pula yang harus menghabiskan waktu berjam-jam di jalan.
Rombongan dengan jarak tempuh terjauh bahkan datang dari Purwokerto, dengan perjalanan yang mencapai lebih dari sembilan jam.
Jarak ternyata bukan penghalang.
Justru perjalanan panjang menjadi bagian dari cerita persaudaraan itu sendiri.
Sebab bagi komunitas seperti BikersMu, perjalanan bukan hanya tentang mencapai tujuan. Ada pertemuan, saling menyapa, menjaga keselamatan bersama, dan membangun ikatan persaudaraan di sepanjang perjalanan.
Di sinilah jargon “Melaju Bersama Dakwah” menemukan maknanya.
Ketika jargon tersebut diteriakkan, seluruh peserta pun menjawab dengan pekikan khas BikersMu:
“Wushhhh!”
Suasana sontak bergemuruh.
Deru semangat para bikers malam itu seakan menjadi simbol bahwa dakwah pun bisa melaju bersama roda-roda kendaraan mereka.
Bukan Sekadar Komunitas Motor
Dalam sambutannya, Bupati Rembang memberikan apresiasi terhadap keberadaan dan kiprah BikersMu se-Jawa Tengah.
BikersMu dinilai memiliki nilai positif karena tidak berhenti sebagai wadah berkumpulnya para penggemar sepeda motor. Komunitas ini juga membawa semangat dakwah dan kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. (imuhar/rilis grup media afiliasimu)
