Gempa NTT, ‘Aisyiyah Prioritaskan Bantuan bagi Kelompok Rentan
NUSA TENGGARA TIMUR — Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melalui Kantor Layanan Lazismu PP ‘Aisyiyah menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah menyampaikan duka mendalam atas bencana yang terjadi di NTT. ‘Aisyiyah terus berupaya merespons kondisi masyarakat terdampak melalui pimpinan ‘Aisyiyah setempat.
“‘Aisyiyah sangat berduka atas bencana yang terjadi. Melalui KLL Lazismu PP ‘Aisyiyah serta Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana, kami melakukan upaya pendataan terhadap korban dan masyarakat terdampak,” ujarnya pada Jumat (28/8/26).
Menurutnya, pendataan dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Bantuan kemudian disalurkan dengan memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan yang memiliki kebutuhan spesifik seperti pembalut, susu, selimut, popok, pakaian bayi, obat-obatan, dan makanan bernutrisi bagi lansia.
Penyaluran bantuan salah satunya dilakukan melalui PDA Nagekeo yang secara mandiri membuka posko bencana dan mendistribusikan bantuan secara langsung kepada masyarakat terdampak. Wanti Ramadhan, salah satu penyitas bencana dari Kolikapa B Kelurahan Mbay I, Kecamatan Aesesa merasakan langsung manfaat posko yang didirikan oleh ‘Aisyiyah. Ia datang ke Posko untuk mendapatkan barang keperluan sehari-hari yang dibutuhkan. Wanti mengaku ia dan keluarganya mendirikan tenda mandiri di sekitar rumah yang diisi oleh 9 KK dengan total 35 jiwa termasuk di dalamnya ada tiga orang lansia, tiga balita, dan satu ibu hamil. Wanti mengaku bantuann sebelumnya yang ia terima baru berupa beras sehingga ia mencari kebutuhan lainnya seperti pembalut, popok, susu bagi balita, juga perlengkapan mandi. “Untuk ‘Aisyiyah Nagekeo terimakasi banyak sudah membantu kami yang terdampak bencana, kami butuh pembalut, popok, susu, alat mandi semoga bisa membantu kehidupan kami di tenda,” ujarnya.
Istianah, Ketua PDA Nagekeo, mengatakan bantuan yang diberikan di Posko ‘Aisyiyah tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kelompok rentan, tetapi juga mendukung kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, termasuk akses transportasi bagi keluarga yang membutuhkan. “Pagi ini kami serahkan bantuan untuk disabilitas di pengungsian mandiri dan sedikit uang untuk biaya transportasi evakuasi keluarga yang sakit untuk dirujuk ke Bajawa dari Kecamatan Mauponggo,” kata Istianah. (putri/rilis grup media afiliasimu)
